Aplikasi Game Interaktif Coding AI Fase C

Coding & AI Adventure

🤖

R-05

🔧🛰️

Pemain-
Level1 / 10
Skor0
Energi R-05❤️❤️❤️❤️❤️
Progress 0%
🏆

Aplikasi Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia (Petualangan Detektif Pantun)

Detektif Pantun - SD Eka Tjipta Terawan

DETEKTIF PANTUN

Kelas 5 SD Eka Tjipta Terawan

🕵️‍♂️✨

Misi Detektif: Pecahkan Rahasia Pantun!

Halo detektif cilik! Sebelum kita menangkap pencuri rima di kota, mari kita pelajari dahulu petunjuk dan formula rahasia tentang Pantun agar misimu sukses besar!

Apa itu Pantun?

Pantun adalah jenis puisi lama asli Nusantara yang sangat terkenal. Dahulu, pantun diucapkan langsung dengan lisan, tapi sekarang banyak juga yang ditulis. Pantun digunakan untuk menyampaikan nasihat, menghibur, atau mendidik.

4 Rumus Rahasia Pantun

  • 1. Satu bait terdiri atas 4 baris.
  • 2. Tiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata.
  • 3. Baris 1 & 2 adalah Sampiran (pengantar saja). Baris 3 & 4 adalah Isi (pesan utama).
  • 4. Memiliki rima akhir bersilang a-b-a-b.

Bedah Anatomi Pantun

Baris 1: Ku-pas pi-sang de-ngan pi-sau (u) Sampiran (a)
Baris 2: Makan bersama di atas tikar (ar) Sampiran (b)
Baris 3: Janganlah kamu merasa risau (u) Isi (a)
Baris 4: Rajin belajar jadi pintar (ar) Isi (b)

Jenis-Jenis Pantun (Berdasarkan Isi)

💡 Pantun Nasihat

Berisi pesan moral, ajakan berbuat baik, serta nilai budi pekerti.

😂 Pantun Jenaka

Berisi hal lucu dan menarik untuk menghibur hati yang sedih.

❓ Pantun Teka-Teki

Berisi pertanyaan seru di bagian isi yang menuntut jawaban.

© 2026 SD Eka Tjipta Terawan. Dibuat dengan cinta untuk pembelajaran Bahasa Indonesia interaktif.

27 April 2013

Tujuh alasan mencela diriku Karya : kahlil gibran


Tujuh alasan mencela diriku
Karya : kahlil gibran

Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku,
pertama kali ketika aku melihatnya lemah,
padahal seharusnya ia bisa kuat.

Kedua kali ketika melihatnya berjalan terjongket-jongket
dihadapan orang yang lumpuh

Ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan yang sulit dan mudah
ia memilih yang mudah

Keempat kalinya, ketika ia melakukan kesalahan dan cuba menghibur diri
dengan mengatakan bahawa semua orang juga melakukan kesalahan

Kelima kali, ia menghindar kerana takut, lalu mengatakannya sebagai sabar

Keenam kali, ketika ia mengejek kepada seraut wajah buruk
padahal ia tahu, bahawa wajah itu adalah salah satu topeng yang sering ia pakai

Dan ketujuh, ketika ia menyanyikan lagu pujian dan menganggap itu sebagai suatu yang bermanfaat