Aplikasi Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia (Petualangan Detektif Pantun)

Detektif Pantun - SD Eka Tjipta Terawan

DETEKTIF PANTUN

Kelas 5 SD Eka Tjipta Terawan

๐Ÿ•ต️‍♂️✨

Misi Detektif: Pecahkan Rahasia Pantun!

Halo detektif cilik! Sebelum kita menangkap pencuri rima di kota, mari kita pelajari dahulu petunjuk dan formula rahasia tentang Pantun agar misimu sukses besar!

Apa itu Pantun?

Pantun adalah jenis puisi lama asli Nusantara yang sangat terkenal. Dahulu, pantun diucapkan langsung dengan lisan, tapi sekarang banyak juga yang ditulis. Pantun digunakan untuk menyampaikan nasihat, menghibur, atau mendidik.

4 Rumus Rahasia Pantun

  • 1. Satu bait terdiri atas 4 baris.
  • 2. Tiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata.
  • 3. Baris 1 & 2 adalah Sampiran (pengantar saja). Baris 3 & 4 adalah Isi (pesan utama).
  • 4. Memiliki rima akhir bersilang a-b-a-b.

Bedah Anatomi Pantun

Baris 1: Ku-pas pi-sang de-ngan pi-sau (u) Sampiran (a)
Baris 2: Makan bersama di atas tikar (ar) Sampiran (b)
Baris 3: Janganlah kamu merasa risau (u) Isi (a)
Baris 4: Rajin belajar jadi pintar (ar) Isi (b)

Jenis-Jenis Pantun (Berdasarkan Isi)

๐Ÿ’ก Pantun Nasihat

Berisi pesan moral, ajakan berbuat baik, serta nilai budi pekerti.

๐Ÿ˜‚ Pantun Jenaka

Berisi hal lucu dan menarik untuk menghibur hati yang sedih.

❓ Pantun Teka-Teki

Berisi pertanyaan seru di bagian isi yang menuntut jawaban.

© 2026 SD Eka Tjipta Terawan. Dibuat dengan cinta untuk pembelajaran Bahasa Indonesia interaktif.

Aplikasi Game Interaktif Coding AI Fase C

Coding & AI Adventure

๐Ÿค–

R-05

⚡๐Ÿ”ง๐Ÿ›ฐ️

Pemain-
Level1 / 10
Skor0
Energi R-05❤️❤️❤️❤️❤️
Progress 0%
๐Ÿ†

19 Oktober 2020

SUNGGUH RUGI SESEORANG BERAMAL HANYA MENGHARAPKAN BALASAN DUNIA

SUNGGUH RUGI SESEORANG BERAMAL HANYA MENGHARAPKAN BALASAN DUNIA

Beramal Untuk Menggapai Dunia, Tidak Akan Dapat Satu Bagianpun Di Akhirat Kelak

Kenapa seseorang beribadah dan beramal hanya ingin menggapai dunia...? 

Jika seseorang beramal untuk mencari dunia, maka dia memang akan diberi. Jika shalat tahajud, puasa senin-kamis yang dia lakukan hanya ingin meraih dunia, maka dunia memang akan dia peroleh dan tidak akan dikurangi. Namun apa akibatnya di akhirat...? 

Sungguh di akhirat dia akan sangat merugi. Dia tidak akan memperoleh balasan di akhirat disebabkan amalannya yang hanya ingin mencari-cari dunia.

Namun bagaimana dengan orang yang beramal dengan ikhlash, hanya ingin mengharap wajah Allah? Di akhirat dia akan memperoleh pahala yang berlipat ganda.

Allah Ta’ala berfirman,

ู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠُุฑِูŠุฏُ ุญَุฑْุซَ ุงู„ุขุฎِุฑَุฉِ ู†ุฒุฏْ ู„َู‡ُ ูِูŠ ุญَุฑْุซِู‡ِ ูˆَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠُุฑِูŠุฏُ ุญَุฑْุซَ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ู†ُุคْุชِู‡ِ ู…ِู†ْู‡َุง ูˆَู…َุง ู„َู‡ُ ูِูŠ ุงู„ุขุฎِุฑَุฉِ ู…ِู†ْ ู†َุตِูŠุจٍ

“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” *(QS. Asy Syuraa: 20)

Ibnu Katsir –rahimahullah- menafsirkan ayat di atas,

 “Barangsiapa yang mencari keuntungan di akhirat, maka Kami akan menambahkan keuntungan itu baginya, yaitu Kami akan kuatkan, beri nikmat padanya karena tujuan akhirat yang dia harapkan. Kami pun akan menambahkan nikmat padanya dengan Kami balas setiap kebaikan dengan sepuluh kebaikan hingga 700 kali lipat hingga kelipatan yang begitu banyak sesuai dengan kehendak Allah. Namun jika yang ingin dicapai adalah dunia dan dia tidak punya keinginan menggapai akhirat sama sekali, maka balasan akhirat tidak akan Allah beri dan dunia pun akan diberi sesuai dengan yang Allah kehendaki. Dan jika Allah kehendaki, dunia dan akhirat sekaligus tidak akan dia peroleh. Orang seperti ini hanya merasa senang dengan keinginannya saja, namun barangkali akhirat dan dunia akan lenyap seluruhnya dari dirinya.”

Ats-Tsauri berkata, dari Mughiroh, dari Abul ‘Aliyah, dari Ubay bin Ka’ab -radhiyallahu ‘anhu-, beliau mengatakan,

ุจุดุฑ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู…ุฉ ุจุงู„ุณู†ุงุก ูˆุงู„ุฑูุนุฉ ูˆุงู„ุฏูŠู† ูˆุงู„ุชู…ูƒูŠู† ููŠ ุงู„ุฃุฑุถ ูู…ู† ุนู…ู„ ู…ู†ู‡ู… ุนู…ู„ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ู„ู„ุฏู†ูŠุง ู„ู… ูŠูƒู† ู„ู‡ ููŠ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ู…ู† ู†ุตูŠุจ
 
“Umat ini diberi kabar gembira dengan kemuliaan, kedudukan, agama dan kekuatan di muka bumi. Barangsiapa dari umat ini yang melakukan amalan akhirat untuk meraih dunia, maka di akhirat dia tidak mendapatkan satu bagian pun.” *(HR. Ahmad, Ibnu Hibban )

Terdapat pula riwayat dalam Al Baihaqi, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ุจุดุฑ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃู…ุฉ ุจุงู„ุชูŠุณูŠุฑ ูˆุงู„ุณู†ุงุก ูˆุงู„ุฑูุนุฉ ุจุงู„ุฏูŠู† ูˆุงู„ุชู…ูƒูŠู† ููŠ ุงู„ุจู„ุงุฏ ูˆุงู„ู†ุตุฑ ูู…ู† ุนู…ู„ ู…ู†ู‡ู… ุจุนู…ู„ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ู„ู„ุฏู†ูŠุง ูู„ูŠุณ ู„ู‡ ููŠ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ู…ู† ู†ุตูŠุจ

“Umat ini diberi kabar gembira dengan kemudahan, kedudukan dan kemulian dengan agama dan kekuatan di muka bumi, juga akan diberi pertolongan. Barangsiapa yang melakukan amalan akhirat untuk mencari dunia, maka dia tidak akan memperoleh satu bagian pun di akhirat.”

Wallaahu A'lam Bish-shawab

Semoga Allah karuniakan kepada kita hidayah dan Taufik Nya

Sumber: Grub Zahir Mania Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aku Suka Blog Anda