24 Januari 2026

Pelatihan LITERASI

 

  1. Selama ini, bagaimana pengalaman Bapak/Ibu mengajarkan membaca di kelas?
    Selama ini, pengalaman saya mengajarkan membaca di kelas cukup beragam. Di SD Eka Tjipta Terawan, saya berupaya menciptakan suasana belajar membaca yang menyenangkan dan bermakna. Saya biasanya memulai kegiatan dengan membaca bersama (shared reading) menggunakan cerita anak yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti cerita tentang lingkungan sekolah atau hewan peliharaan. Dari pengalaman tersebut, saya melihat bahwa siswa lebih antusias ketika teks bacaan dikaitkan dengan pengalaman nyata mereka. Selain itu, saya juga menggunakan metode membaca bergiliran agar setiap siswa mendapat kesempatan untuk berlatih membaca dengan percaya diri.
  2. Seperti apa kegiatan membaca yang dilakukan di kelas Bapak/Ibu?
    Kegiatan membaca di kelas dilakukan dalam beberapa bentuk.
    • Pada kegiatan awal, kami biasanya membaca bersama-sama teks yang ditampilkan di layar atau buku paket.
    • Kemudian dilanjutkan dengan membaca mandiri di mana siswa memilih buku dari sudut baca kelas yang telah disediakan.
    • Setelah itu, siswa diajak untuk berdiskusi ringan tentang isi bacaan, misalnya menyebutkan tokoh, alur, atau pesan moral dalam cerita.
    • Pada akhir kegiatan, siswa menuliskan refleksi singkat atau gambar sederhana tentang hal yang paling mereka sukai dari bacaan hari itu.
      Contohnya, ketika membaca cerita “Si Kancil dan Buaya”, siswa tidak hanya membaca teks, tetapi juga diminta menggambar bagian cerita yang paling menarik dan menjelaskan alasannya kepada teman-teman.
  3. Apa saja tantangan yang dihadapi dalam kegiatan membaca?
    Tantangan yang sering saya hadapi di SD Eka Tjipta Terawan adalah perbedaan kemampuan membaca antar siswa. Ada beberapa siswa yang sudah lancar membaca, tetapi ada juga yang masih kesulitan mengenali huruf atau memahami isi bacaan. Selain itu, minat baca sebagian siswa masih rendah, terutama jika teksnya panjang atau kurang menarik. Fasilitas buku bacaan yang terbatas juga menjadi kendala, sehingga saya berinisiatif membuat pojok baca kelas sederhana dengan mengumpulkan buku-buku cerita dari donasi guru dan orang tua.
    Untuk mengatasi tantangan tersebut, saya mencoba mengombinasikan kegiatan membaca dengan aktivitas kreatif, seperti bermain peran berdasarkan cerita atau membuat komik sederhana dari isi bacaan agar siswa tetap semangat dan terlibat aktif.

🚨 WASPADA “PODGETER” BERKEDOK VAPE 🚨


🚨 WASPADA “PODGETER” BERKEDOK VAPE 🚨
Lindungi Diri dari Modus Narkoba Baru
❓ APA ITU PODGETER?
Podgeter adalah alat isap yang bentuknya mirip vape, namun disalahgunakan untuk mengonsumsi narkoba.
⚠️ Sekilas terlihat biasa, padahal berbahaya.
🕵️ MODUS YANG SERING TERJADI
Ditawarkan oleh orang tidak dikenal
Iming-iming: “bikin melayang”, “santai sampai pagi”
Diajak pakai bareng supaya terlihat aman
Sering terjadi di tempat hiburan malam
☠️ BAHAYA PODGETER
Mengandung zat terlarang / psikotropika
Merusak kesehatan fisik & mental
Bisa menyebabkan ketergantungan
Menghancurkan masa depan dan prestasi
🎯 SIAPA TARGETNYA?
👦👧 ANAK MUDA & REMAJA
Karena mudah penasaran dan tergoda mencoba hal baru
🛡️ CARA MELINDUNGI DIRI
✅ Tolak dengan tegas
✅ Jangan coba-coba
✅ Jangan terima vape/pod dari orang asing
✅ Cerita ke guru / orang tua jika melihat atau mengalami
👨‍👩‍👧 PESAN UNTUK ORANG TUA & GURU
✔ Awasi pergaulan anak
✔ Bangun komunikasi terbuka
✔ Edukasi bahaya narkoba sejak dini
📢 INGAT!
Narkoba bisa menyamar dalam bentuk apa saja.
Jangan tertipu tampilannya!
📌 Isu ini menjadi perhatian serius BNN
Mari bersama cegah narkoba di lingkungan sekolah.

30 Juli 2025

Situs AI

Ini udah 2025, saatnya kerja lebih cerdas pakai AI! 🤖

1. ChatGPT.com – tanya apa aja
2. s.id/MaxLingo – belajar bahasa
3. Krea.ai – bikin logo
4. ElevenLabs.io – cloning suara
5. Gamma.app – desain dokumen
6. Suno.ai – bikin musik
7. Runway.ml – edit video
8. Relume.io – desain web
9. Descript.com – edit audio
10. Fliki.ai – voiceover
11. Tome.app – presentasi
12. Perplexity.ai – riset
13. PicWish.com – edit foto
14. RecCloud.com – ubah suara
15. Pika.art – video AI
Sumber : Follow @bankpromptgpt

19 Juli 2025

Tujuan TKA Kemdikbud

Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) digunakan untuk beberapa tujuan penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Berikut adalah beberapa di antaranya ¹ ² ³:
- *Seleksi Akademik*: Hasil TKA digunakan sebagai indikator seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, seperti masuk ke SMP, SMA, atau perguruan tinggi favorit.
- *Pemetaan Kualitas Pendidikan*: TKA membantu pemerintah dan satuan pendidikan dalam menilai kualitas pembelajaran dan pengambilan keputusan kebijakan pendidikan.
- *Penyetaraan Hasil Belajar*: Hasil TKA juga digunakan sebagai bukti kesetaraan hasil belajar bagi peserta didik dari pendidikan nonformal dan informal.
- *Pengendalian dan Penjaminan Mutu Pendidikan*: TKA menjadi basis data nasional untuk pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan di Indonesia.
- *Pertimbangan Masuk Perguruan Tinggi*: Hasil TKA dapat digunakan sebagai pertimbangan masuk perguruan tinggi jalur prestasi.
- *Dasar Seleksi Akademik*: TKA menjadi alat ukur nasional untuk melihat efektivitas proses pembelajaran informasi di Satuan Pendidikan. 

Sumber: Datadikdasmen

Perbedaan Pedagogi, Pedagogik, dan Pedagogis


*GURU HARUS TAHU: PERBEDAAN PEDAGOGI, PEDAGOGIK, DAN PEDAGOGIS*

*1. Pedagogi*
- *Definisi:* Ilmu Kependidikan
- *Unsur-unsur Penting:*
- Guru sebagai fasilitator pembelajaran
- Siswa sebagai subjek pembelajaran
- Tujuan pembelajaran
- Materi atau isi pembelajaran
- Metode dan strategi pembelajaran
- Evaluasi pembelajaran

*2. Pedagogik*
- *Definisi:* Metode Pengajaran Dalam Mendidik
- *Unsur-unsur:*
- Hubungan antara pendidik dan peserta didik
- Tujuan pendidikan
- Materi pendidikan
- Metode pembelajaran
- Lingkungan pendidikan

*3. Pedagogis*
- *Definisi:* Sikap atau Pendekatan Dalam Mendidik
- *Ciri-ciri Sikap Pedagogis pada Guru:*
- Sabar dan penuh kasih saat mengajar
- Memahami kebutuhan dan karakter siswa
- Menggunakan metode yang sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan siswa
- Memberi motivasi dan dorongan kepada siswa
- Menjadi teladan yang baik dalam perilaku dan tutur kata

*KESIMPULAN*
- *Pedagogi* adalah ilmu tentang cara mendidik
- *Pedagogik* adalah keseluruhan proses pendidikan
- *Pedagogis* adalah sikap atau pendekatan yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan

Ketiganya saling berkaitan dalam dunia pendidikan, di mana pedagogi menjadi dasar teori, pedagogis menjadi penerapan sikap guru, dan pedagogik menjadi praktik pendidikan secara menyeluruh.

Sumber: Datadikdasmen

18 Juli 2025

CP Terpenting dalam memahami 8 Profil Lulusan 2025


Dalam CP Terbaru penting memahami tentang Dimensi Profil Lulusan Literasi mencakup beberapa aspek penting

1. *Membaca*: Kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan teks tertulis dengan baik.
2. *Memirsa*: Kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan informasi visual seperti gambar, video, atau film.
3. *Menulis*: Kemampuan untuk mengungkapkan pikiran dan gagasan secara tertulis dengan jelas dan efektif.
4. *Berbicara*: Kemampuan untuk mengungkapkan pikiran dan gagasan secara lisan dengan jelas dan efektif.
5. *Mempresentasikan*: Kemampuan untuk mempresentasikan informasi atau gagasan secara lisan dan visual dengan percaya diri dan efektif.
6. *Menyimak*: Kemampuan untuk memahami dan menginterpretasikan informasi yang disampaikan secara lisan dengan baik.

Dimensi Profil Lulusan Literasi ini sangat penting untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berkomunikasi yang efektif dan menjadi pembelajar yang mandiri dan seumur hidup. Dengan menguasai dimensi ini, siswa dapat lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan dan menjadi warga negara yang aktif dan produktif.

Sumber: Datadikdasmen

Fakta-fakta di permen no 13 tahun 2025


*PERMENDIKDASMEN NO. 13 TAHUN 2025*

Berikut beberapa poin penting tentang Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025:

1. *Tidak Ada Perubahan Kurikulum*: Tetap menggunakan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.
2. *Perubahan Bentuk dan Struktur Kokurikuler*: Penyederhanaan pelaksanaan kokurikuler dan pengurangan alokasi waktu kokurikuler pada beberapa kelas.
3. *Pendekatan Pembelajaran Mendalam*: Mengakomodasi perbaikan dalam proses pembelajaran melalui pendekatan pembelajaran mendalam.
4. *Mata Pelajaran Pilihan*: Koding dan Kecerdasan Artifisial diselenggarakan Satuan Pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah mulai tahun ajaran 2025-2026 secara bertahap di kelas 5, 7, dan 10.
5. *Perubahan Dimensi Profil*: Perubahan dimensi Profil Pelajar Pancasila menjadi Profil Lulusan karena perubahan Standar Kompetensi Lulusan.
6. *Ekstrakurikuler*: Satuan Pendidikan sekurang-kurangnya menyediakan Ekstrakurikuler kepramukaan atau kepanduan lainnya.

Sumber: Datadikdasmen