27 April 2013

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). SMK smter 2,kls X permuan ke6



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)

Sekolah                                   : SMK-YPSEI Palangkaraya
Mata Pelajaran                        : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester                        : X/II
Pertemuan                               : Keenam
Alokasi Waktu                        : 2 x 45 menit

B. Standar Kompetensi
Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Semenjana

C. Kompetensi Dasar
            Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat.

D. Indikator
No.
Indikator Pencapaian Kompetensi
Nilai Budaya dan Karakter Bangsa
Kewirausahaan/ Ekonomi Kreatif
1.


Mengidentifikasi macam-macam bentuk paragraf utama

Mandiri
bersahabat
Demokratis
Tanggung Jawab
Komunikatif
Jujur

Kepemimpinan
2.

Menentukan kalimat utama berdasarkan wacana

E. Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa mampu mengidentifikasi macam-macam bentuk paragraf utama
2.      Siswa mampu menentukan kalimat utama berdasarkan wacana
3.      F. Materi Pembelajaran
Semua pokok pikiran yang telah ditulis sebagai penjabaran tema
dan sesuai dengan tujuan penulisan disusun serta dirumuskan menjadi
kerangka karangan. Penyusunan kerangka karangan bertujuan untuk
mengorganisasi tiap gagasan pokok, mana yang lebih dahulu dibahas dan
mana yang kemudian dan seterusnya.
Dengan susunan kerangka karangan, penulis juga dapat mengevaluasi
pokok pikiran atau gagasan yang tidak perlu sehingga harus dihilangkan
serta pokok pikiran yang tumpang tindih. Pokok pikiran yang telah disusun
harus saling berkaitan sesuai dengan tema yang ditetapkan.
Dari kerangka karangan, karangan dapat dikembangkan dengan
sistematis. Setiap topik atau gagasan pokok yang ada dalam karangan
dijabarkan menjadi paragraf. Di dalam paragraf, terdapat satu pokok
pikiran yang tertuang menjadi kalimat utama. Kalimat utama dapat berada
di awal paragraf, dapat juga di akhir bergantung pada pola pengembangan
yang dipilih. Jika berada di awal, disebut paragraf deduktif, sedangkan jika
berada di akhir, disebut paragraf induktif. Perhatikan gambar berikut ini!

Æ kalimat utama








 



Contoh paragrafnya :
Arang  aktif  adalah sejenis arang  yang  diperoleh  dari suatu  pem-
bakaran yang mempunyai sifat tidak larut dalam air. Arang ini dapat
diperoleh dari pembakaran zat-zat tertentu, seperti ampas debu, tempurung
kelapa, dan tongkol jagung. Jenis arang ini banyak digunakan  dalam
beberapa industri pangan atau nonpangan. Industri yang menggunakan
arang aktif adalah industri kimia dan farmasi seperti pekerjaan memurnikan
minyak, menghilangkan yang tidak murni, dan menguapkan zat yang tidak
perlu.







 


                                                            kalimat utama

Contoh paragrafnya :
            Dua anak kecil ditemukan tewas di pinggir Jalan Jenderal Sudirman.
Seminggu kemudian, seorang anak wanita hilang ketika pulang dari
sekolah. Sehari kemudian, polisi menemukan bercak-bercak darah di kursi
belakang, mobil John. Polisi juga menemukan potret dua orang anak yang
tewas di Jalan Jenderal Sudirman di dalam kantung celana John. Dengan
demikian, John adalah orang yang dapat dimintai pertanggungjawaban
tentang hilangnya tiga anak itu.
            Kalimat utama juga dapat berada di awal dan di akhir. Biasanya
kalimat utama di akhirnya hanya bersifat penegasan kembali apa yang
telah tertuang di awal paragraf.
Perhatikan contoh berikut :

                                                            kalimat utama
                                                           
                                                            kalimat utama

Contoh paragrafnya :
            Pemerintah menyadari bahwa rakyat Indonesia memerlukan rumah
murah, sehat, dan kuat. Departemen PU sudah lama menyelidiki bahan rumah
yang murah, tetapi kuat.Agaknya bahan perlit yang diperoleh dari batu-batuan
gunung berapi sangat menarik perhatian para ahli. Bahan ini tahan api dan
tahan air. Lagi pula, bahan perlit dapat dicetak menurut keinginan seseorang.
Usaha ini menunjukkan bahwa pemerintah berusaha membangun rumah
murah, sehat, dan kuat untuk memenuhi keperluan rakyat.
            Paragraf juga ada yang berisi kalimat utama seluruhnya. Setiap kalimat
merupakan pikiran pokok dan masing-masing berdiri sendiri. Namun,
paragraf seperti itu jarang ditemui. Paragraf seperti ini biasanya terdapat
pada karangan narasi.
Contoh paragrafnya :








 
                                                            kalimat utama





 


            Pagi hari aku duduk di bangku panjang dalam taman di belakang
rumah. Matahari belum tinggi benar, baru sepenggalah. Sinar matahari
pagi menghangatkan badan. Di depanku bermekaran bunga beraneka
warna. Kuhirup hawa pagi yang segar sepuas-puasku.
            Di dalam paragraf, terdapat satu pokok pikiran atau gagasan utama.
Yang lainnya adalah kalimat-kalimat penjelas yang menjelaskan kalimat
utama. Kalimat penjelas merupakan penjabaran dari subtopik atau pikiran-
pikiran penjelas. Sebelum membuat paragraf, sebaiknya dibuat dahulu
kerangka paragraf. Perhatikan contoh kerangka paragraf berikut ini!

1. Tahun pelajaran baru
            1.1 Hari pertama di sekolah
                        a. mencari kelas baru
                        b. mencari tempat duduk baru
                        c. mencari teman sebangku yang baru
                        d. mencatat jadwal mata pelajaran yang baru
G. Metode Pembelajaran
            COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC)
H. Strategi pembelajaran
Tatap Muka
Terstruktur
Mandiri
1.    Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam bentuk paragraf utama
2.    Siswa dapat menentukan kalimat utama berdasarkan wacana
1.     Menyimak dan menulis tentang mengidentifikasi macam-macam bentuk paragraf utama
1.Siswa mampu mengidentifikasi macam-macam bentuk paragraf utama
2.Siswa mampu menentukan kalimat utama berdasarkan wacana

I. Langkah-langkah Pembelajaran
No.
Langkah-langkah Pembelajaran
Alokasi Waktu
Nilai Budaya dan Karakter Bangsa

Kegiatan Awal
1.      Guru melakukan presensi dan apersepsi.
2.      Guru menyampaikan SK, KD, dan tujuan Pembelajaran.
3.      Guru memotivasi siswa tentang menentukan kalimat utama dan membuat contoh kalimat utama berdasarkan kerangka karangan
15 menit
Bersahabat/ komunikatif,
mandiri


Kegiatan Inti
I.  Ekplorasi
a.       Guru membentuk kelompok yang beranggotakan 4 orang secara heterogen.
b.      Guru membagikan wacana atau kliping sesuai dengan topik pembelajaran
II. Elaborasi
a.       Guru menjelaskan materi yang menjadi acuan untuk pembelajaran
b.      Siswa saling bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberikan tanggapan terhadap wacana yang ditulis di lembar kertas
c.       Setiap perwakilan mempresentasikan atau membacakan hasil diskusinya.
d.      Guru menyimpulkan hasil presentasi dari setipa kelompok

III. Konfirmasi
a.       Guru dan siswa melakukan tanya jawab
b.      Guru menjelaskan hal-hal yang belum dimengerti
60 menit
Tanggung jawab
Percaya diri
Jujur
Demokratis

Kegiatan Akhir
1.      Guru memberikan evaluasi
2.      Guru bersama siswa menyimpulkan meteri pembelajaran
3.      Guru menutup pembelajaran
15 menit
Bersahabat/ komunikatif

J. Sumber Alat dan Bahan Belajar

1.      Sumber Belajar            : Buku sekolah elektronik, Buku Panduan Pendidikan Bahasa Indonesia untuk SMK Kelas X Semester I dan II, Pratama Pustaka dan Modul Buku Pintar Bahasa Indonesia
2.      Alat dan Bahan           : Laptop, LCD, lembar Kerja
K. Penilaian
1. Jenis tes     : Tertulis
2. Bentuk tes  : Tugas Individu
Contoh instrumen:
1.      Jelaskan 3 macam untuk mengetahui letak paragraf utama?
2.      Tentukan 5 paragraf pada wacana berikut?

Pedoman Penskoran
No.
Aspek yang dinilai

Skor

1.

2.

3.

4.
Siswa dapat menjelaskan 3 macam untuk mengetahui letak paragraf utama
Siswa dapat menjelaskan 2 macam untuk mengetahui letak paragraf utama
Siswa dapat menjelaskan 1 macam untuk mengetahui letak paragraf utama
Siswa tidak dapat menjelaskan  macam untuk mengetahui letak paragraf utama


30

20

10

0

1.
2.
3.
4.
5.
6.
Siswa dapat menentukan 5 paragraf pada wacana
Siswa dapat menentukan 4 paragraf pada wacana
Siswa dapat menentukan 3 paragraf pada wacana
Siswa dapat menentukan 2 paragraf pada wacana
Siswa dapat menentukan 1 paragraf pada wacana
Siswa tidak dapat menentukan  paragraf pada wacana

50
40
30
20
10
0
Jumlah
80

Kunci Jawaban :
1.      Paragraf deduktif
2.      Paragraf induktif
3.      Paragraf campuran












Rentang skor   :1-100                                     
Skor Maksimal            : 80                 
Soal : 2
                        Skor Perolehan
Nilai Akhir =                                     x 100
                        Skor Maksimal (80)
                                                                                                Palangkaraya,  Februari 2013
                                                                                                            Praktikan,



                                                                                                            Eka Rahmady Hardianto
                                                                                                            AAB 109083


                        Dosen Pembimbing,                                        Guru Pamong,




                        Idalaila, M. Pd.                                               Novianti Leonara, S. Pd
                        NIP 19780914 200212 2 002                         NIP 19850805 201101 2 024


                                                  
Mengetahui:
Kepala Sekolah,




Dra. Rantian
NIP 19660323 199501 2 001




Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SMK kls X, smtr 2, Pertmuan ke5



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP)

Sekolah                                   : SMK-YPSEI Palangkaraya
Mata Pelajaran                        : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester                        : X/II
Pertemuan                               : Kelima
Alokasi Waktu                        : 2 x 45 menit

B. Standar Kompetensi
Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat Semenjana

C. Kompetensi Dasar
            Membuat berbagai teks tertulis dalam konteks bermasyarakat dengan memilih kata, bentuk kata, dan ungkapan yang tepat.

D. Indikator
No.
Indikator Pencapaian Kompetensi
Nilai Budaya dan Karakter Bangsa
Kewirausahaan/ Ekonomi Kreatif
1.


Menentukan tema dan topik dalam wacana

Mandiri
bersahabat
Demokratis
Tanggung Jawab
Komunikatif
Jujur

Kepemimpinan
2.

Menentukan tujuan dan judul dalam wacana


E. Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa mampu menentukan tujuan pembicaraan berdasarkan topik pembahasan
2.      Siswa mampu menentukan judul pembicaraan berdasarkan topik pembahasan
F. Materi Pembelajaran
1. Menentukan Tujuan
            Selain menetapkan tema dan menyusun topik karangan, penulis juga harus merumuskan tujuan. Tujuan karangan merupakan maksud penulis atau pengarang dalam mengarang. Tujuan dapat berkaitan dengan bentuk karangan yang akan dibuat. Banyak hal yang dapat dijadikan tujuan, misalnya tujuan memberi informasi kepada pembaca, bentuk karangannya bersifat ekspositoris. Tujuan menggugah dan menghimbau, karangannya dapat berjenis persuasi dan sebagainya.
Contoh tujuan pada karangan berbentuk narasi:
 Tema :  Kisah usaha seorang kakak untuk membelikan adiknya
boneka dari hasil menyemir sepatu.
Tujuan : Menggugah simpati pembaca untuk ikut memikirkan betapa susahnya hidup orang tak mampu tapi tetap menyayangi saudaranya.
Contoh tujuan pada karangan argumentasi:
Tema   : Bahaya kecanduan rokok
Tujuan : Menggugah orang yang terbiasa merokok agar mengu-
rangi kebiasaan merokok
2. Menentukan Judul
            Setiap tulisan atau karangan selalu mempunyai judul. Judul di dalam
sebuah karangan merupakan unsur yang penting. Seringkali seorang ingin
membaca sebuah karangan karena judulnya menarik. Oleh sebab itu,
dalam menentukan judul, diusahakan judul karangan enak dibaca, mudah
diucapkan, dan mudah diingat.
Judul sebuah karangan tidak perlu panjang. Judul yang terlalu panjang
membuat pembaca sulit mengingatnya. Judul yang dibuat atau dipilih harus
memiliki daya tarik untuk mendorong orang membaca karangan tersebut.
Judul dapat berbentuk pertanyaan atau seruan, misalnya:
-           Sudah Sukseskah Anda?
-           Narkoba? No Way!
dan sebagainya
Penulisan judul harus sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan
(EYD). Huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital, kecuali kata
depan atau kata tugas yang berada di tengah. Kata tugas yang berada di
awal kalimat judul ditulis dengan huruf kapital.
Contoh hubungan antara tema, topik, tujuan, dan judul dalam
perencanaan membuat karangan:

Tema   : Perpustakaan sekolah
Topik   :   -   Perpustakaan sekolah
  -   Sebagai sumber belajar
  -   Memanfaatkan perpustakaan sekolah
  -   Perpustakaan sekolah sarana berkumpul
Judul   : - Ngerumpi positif di Perpus, yah !
              - Menggali Ilmu di Perpustakaan
              - Perpustakaan solusi cerdas
Tujuan : - Memotivasi siswa agar memanfaatkan perpustakaan sekolah sebagai sarana menggali ilmu dan tempat berkumpul sesama siswa.

G. Metode Pembelajaran
      Model Problem Based Introduction (PBI)
H. Strategi pembelajaran
Tatap Muka
Terstruktur
Mandiri
1.    Siswa dapat menentukan tujuan pembicaraan berdasarkan topik pembahasan
2.    Siswa dapat menentukan judul pembicaraan berdasarkan topik pembahasan
1.     Membaca dan menulis tujuan berdasarkan topik pembahasan
2.     Menentukan judul pembicaraan berdasarkan topik pembahasan
1.     Siswa mampu menentukan tujuan pembicaraan berdasarkan topik pembahasan
2.     Siswa mampu menentukan judul pembicaraan berdasarkan topik pembahasan.

I. Langkah-langkah Pembelajaran
No.
Langkah-langkah Pembelajaran
Alokasi Waktu
Nilai Budaya dan Karakter Bangsa

Kegiatan Awal
1.      Guru melakukan presensi dan apersepsi.
2.      Guru menyampaikan SK, KD, dan tujuan Pembelajaran.
3.      Guru memotivasi siswa tentang pentingnya pembelajaran menentukan tujuan dan judul berdasarkan topik pembicaraan.
15 menit
Bersahabat/ komunikatif,
mandiri


Kegiatan Inti
I.  Ekplorasi
a.       Guru Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
II. Elaborasi
a.       Guru membantu siswa mendefenisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan tujuan dan judul).
b.      Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah
c.       Guru menberikan kuis kepada seluruh siswa. Saat menjawab kuis, siswa tidak boleh saling membantu.
III. Konfirmasi
a.       Guru dan siswa melakukan tanya jawab
1.      Guru menjelaskan hal-hal yang belum dimengerti
60 menit
Tanggung jawab
Percaya diri
Jujur
Demokratis

Kegiatan Akhir
1.      Guru memberikan evaluasi
2.      Guru bersama siswa menyimpulkan meteri pembelajaran
3.      Guru menutup pembelajaran
15 menit
Bersahabat/ komunikatif


J. Sumber Alat dan Bahan Belajar

1.      Sumber Belajar            : Buku sekolah elektronik, Buku Panduan Pendidikan Bahasa Indonesia untuk SMK Kelas X Semester I dan II, Pratama Pustaka dan Modul Buku Pintar Bahasa Indonesia
2.      Alat dan Bahan            : Laptop, LCD, lembar Kerja
K. Penilaian
1. Jenis tes     : Tertulis
2. Bentuk tes  : Tugas Individu
Contoh instrumen:
1.    Tentukan tema dan topik dalam wacana berikut?
2.    Tentukan tujuan dan judul dalam wacana berikut?

Pedoman Penskoran
No.
Aspek yang dinilai

Skor

1.

2.

3.
4.
5.
Siswa dapat menentukan tema, topik, tujuan dan judul dalam wacana
Siswa dapat menetapkan tema, topik dan tujuan saja dalam wacana
Siswa dapat menentukan tema dan topik saja dalam wacana
Siswa dapat menentukan tema saja dalam wacana
Siswa tidak dapat menentukan tema, topik, tujuan dan judul dalam wacana
80

60

40
20
0
Jumlah
80

Kunci Jawaban :
Rentang skor   :1-100                                     
Skor Maksimal            : 80                 
Soal : 2
                        Skor Perolehan
Nilai Akhir =                                     x 100
                        Skor Maksimal (80)






                                                                                                Palangkaraya,  Februari 2013
                                                                                                            Praktikan,



                                                                                                            Eka Rahmady Hardianto
                                                                                                            AAB 109083


                        Dosen Pembimbing,                                        Guru Pamong,




                        Idalaila, M. Pd.                                               Novianti Leonara, S.Pd
                        NIP 19780914 200212 2 002                         NIP 19850805 201101 2 024


                                                  
Mengetahui:
Kepala Sekolah,





Dra. Rantian
NIP 19660323 199501 2 001